1 September 2013

Standar

Aku begitu nggak peka sampai membuat orang2 yang aku sayangi kecewa dan sedih. Kini aku sadar ketika kamu menjelaskan maksut perhatianmu, persis seperti yang ibu bilang ke aku. Aku benar2 wanita yg nggak peka akan maksut orang2 yang menyayangiku sepenuh hati. Ibu yang selalu memikirkanku dirumah karena kwatir diriku yang diluar nggak pulang2 dan juga pacar yang selalu memberiku perhatian karena terlalu sayang dan juga mencemaskanku. Aku benar2 nggak ngerti dan nggak paham jika tidak diberi tahu secara gamblang, jujur aku kurang peka, tapi justru minta selalu dipekai dan menuntut macam2. Aku benar2 beruntung telah mendapatkan lelaki sepertimu yang selalu memberiku perhatian dan mengajarkanku hal2 baru, tetapi aku begitu bodoh karena sudah sering menyakitimu dan tidak menghargaimu, aku benar2 merasa bersalah, amat sangat bersalah. Mungkin inilah alasan dulu aku dicampakan dan dibuang, kini aku benar2 mulai takut diriku akan ditinggalkan lagi oleh orang yang kusayangi. Aku ingin menjadikanmu sebagai yang terakhir, dan hidup bersamamu. Aku janji mulai sekarang aku akan nurut dan nggak bakal ngeyel lagi sama kamu, karena kamu begitu berharga.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s